Trimurjo||tigonews.net – Kondisi infrastruktur jalan di ruas Irigasi Punggur Utara BD 4, Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, kian memprihatinkan.
Minimnya perhatian dari pemerintah daerah memaksa warga RW 05 dan RW 06 turun tangan melakukan perbaikan secara swadaya, Jumat (23/01/2026).
Jalan yang menjadi akses utama lintas desa ini kondisinya sangat kontras dengan kebutuhan mobilitas warga.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa titik badan jalan seketika berubah menjadi kubangan air saat hujan mengguyur.
Hal ini tak hanya menghambat kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan pengendara yang melintas.
Bagi warga setempat, jalan Irigasi Punggur Utara bukan sekadar jalur penghubung biasa.
Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian untuk mengangkut hasil pertanian serta akses tunggal menuju pemukiman mereka.
”Setiap tahun kami terpaksa iuran dan kerja bakti menguruk lubang-lubang ini secara mandiri. Kalau tidak begini, jalan tidak bisa dilewati, padahal ini akses utama kami mengangkut hasil panen,” ujar Firman, salah satu warga RW 05.
Keluhan senada disampaikan oleh Pus, warga Lingkungan 06. Ia menyayangkan sikap pemerintah yang seolah tutup mata terhadap kondisi jalan di wilayahnya yang hingga kini belum pernah tersentuh pembangunan aspal maupun hotmix.
”Kami hanya berharap ada bantuan nyata dari pemerintah. Kami ingin merasakan jalan yang enak dan bagus seperti di wilayah lain.
Jangan sampai setiap tahun warga terus yang harus menanggung beban perbaikan,” keluh Pus.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah segera memprioritaskan perbaikan permanen guna menunjang kelancaran ekonomi dan aktivitas warga sehari-hari.
(Red)


















